Pentingnya Segmentasi Dalam Mendesain Sebuah Jaringan

Pentingnya Segmentasi Dalam Mendesain Sebuah Jaringan

Kali ini kami mau sharing sedikit teknik melakukan segmentasi jaringan. Kalo temen-temen suatu saat nanti jadi network engineer, segmentasi jaringan merupakan hal yang harus bener-bener diperhatikan ketika mendesain sebuah jaringan di sebuah organisasi.

Sebuah environment jaringan yang besar semakin baik apabila segmentasinya dilakukan dengan benar, dari hasil segmentasi yang benar ini bakal ketahuan biasanya skill desain seorang engineer.

Pertanyaan selanjutnya yang sering muncul ialah.

  • Kenapa sih harus jaringan yang besar harus di segmentasi segala?

           Jawaban : Adanya segmentasi sangat membantu kita terutama dalam melakukan proses troubelshot.

  • Kayanya bikin ribet deh apa sih untungnya segmentasi jaringan?

           Jawaban : Manajemen jadi lebih mudah, coba perhatikan topologi dibawah :

Dari topologi diatas terlihat ada 2 jaringan pertama adalah jaringan dosen dan kedua adalah jaringan mahasiswa, keuntungan segmentasi jaringan adalah :

 

  • Ketika ada masalah di satu jaringan, masalah tersebut tidak akan merambat ke jaringan lainnya. Misal kalo ada virus yang menyebar dari komputer mahasiswa virus tersebut hanya menyebar di jaringan mahasiswa saja.
  • Meminimalisir kemungkinan permasalahan di security, misal apabila ada mahasiswa yang pake netcut maka yang kena cuma jaringan mahasiswa saja, jaringan dosen gak akan kena imbah kejahilan si mahasiswa tsb.
  • Memecah broadcast domain, broadcast domain sendiri adalah issue yang harus diperhatikan ketika mendesain network. Broadcast domain dalam jaringan lokal tidak dapat dihindari, namun kita dapat mengurangi ukuran sebuah broadcast domain dengan segmentasi jaringan ini. Apa sih broadcast domain? Untuk penjelasan detail mengenai broadcast domain akan dibahas di artikel selanjutnya.
  • Manajemen yang lebih mudah, contohnya manajemen bandwidth. Kalo sudah di cluster/segmentasi bukan hanya manajemen bandwidth yang lebih mudah, manajemen infrastrukturnya pun lebih mudah.
  • Performa jaringan yang lebih baik. Bayangkan saja kalo amburadul main asal colok, contoh paling mudahnya itu apabila segmentasi tidak dilakukan dengan benar adalah broadcast domain yang akan membuat degradasi penurunan performance jaringan menjadi buruk.

Lalu gimana sih cara melakukan segmentasi jaringan? Segmentasi jaringan biasanya dilakukan dengan menggunakan switch apabila switch tersebut mempunyai fitur Vlan (Vlan akan dibahas di artikel selanjutnya). Pada kasus tertentu kita harus menggunakan router untuk melakukan segmentasi jaringan karna switch merupakan perangkat layer 2 yang tidak mampu membendung broadcast dalam sebuah jaringan.

 

Pendekatan paling sering digunakan dalam segmentasi jaringan ialah :

  • Letak Geografis
  • Fungsi Penggunaan Host 
  • Fungsi Kepemilikan Host

Contoh :


Letak Geografis

Pertama adalah segmentasi seluruh host bedasarkan letak geografis. Apabila jaringan kita mempunyai sekumpulan komputer yang tersebar di beberapa daerah maka kita bisa memisahkan kumpulan host/komputer tersebut bedasarkan letak geografis masing2 daerah.

 

Fungsi Penggunaan

Setelah melakukan segmentasi bedasarkan letak geografis, lakukan segmentasi bedasarkan fungsi penggunaan. Misal, pada sebuah organisasi biasanya terdapat beberapa divisi kan? Misal Divisi IT, Divisi Sales, Divisi Finance, Server Farm. Nah pisahkanlah masing-masing jaringan tersebut jangan sampai jadi satu network. 

 

Fungsi Kepemilikan

Teknik ini hampir sama dengan fungsi penggunaan, contohnya itu di sebuah sekolah pasti ada guru, staff dan siswa kan? Pisahkan jaringan mereka bedasarkan kepemilikannya. Jaringan untuk siswa di alokasikan sebagai jaringan publik sedangkan untuk guru dan staff sekolah kita alokasikan jaringan private. 

Gimana setelah membaca artikel ini? Ada sedikit pencerahan? Semoga berguna yah buat temen-temen.

© IT Freelancer Indonesia Team