Memahami Broadcast Domain Dalam Sebuah Jaringan

Memahami Broadcast Domain Dalam Sebuah Jaringan

Pada artikel sebelumnya kami membahas tentang segmentasi jaringan, kali ini mari kita lanjut membahas mengenai apa itu broadcast domain. Dalam real-world scenario, broadcast storm dalam sebuah jaringan adalah salah satu musuh terbesar engineer sebab hal ini dikarenakan broadcast yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi performance jaringan menjadi lebih buruk.

Dalam jaringan komputer broadcast itu artinya adalah pengiriman data dari sebuah host/komputer ke seluruh komputer di dalam sebuah jaringan, dan ini sangat mungkin terjadi pada jaringan yang dibentuk dengan menggunakan teknologi ethernet. Broadcast yang berlebihan akan membuat jaringan anda tergradasi dan jatuh performancenya, pada dasarnya broadcast dalam sebuah jaringan tidak dapat dihindari, oleh karna itu segmentasi menjadi penting ketika mendesain sebuah jaringan. Untuk lebih memahami apa itu broadcast dalam sebuah jaringan perhatikan gambar dibawah ini :

 

 

 

 

Dari gambar diatas terlihat satu komputer melakukan broadcast kepada 3 komputer dalam sebuah jaringan.

Lalu bagaimana bentuk broadcast domain? Bagaimana broadcast terjadi dalam real-world scenario? Nah coba perhatikan topologi dalam jaringan yang jumlah host/komputernya lebih banyak dibawah ini.

 


 

Dari gambar diatas terlihat host/komputer A mengirim data dan semua komputer dalam satu jaringan tersebut menerima broadcast dari host/komputer A. Dalam kasus diatas jumlah broadcast domain dalam network tersebut adalah 1 (satu) broadcast domain. Bagaimana contoh sebuah jaringan yang memiliki lebih dari 1 (satu) broadcast domain? Coba perhatikan contoh topologi dibawah ini.

 

 

 

Dari topologi diatas temen-temen bisa lihat ketika komputer A dalam jaringan 1 mengirim data, yang terkena broadcast hanya komputer2 yang ada di jaringan 1 saja, komputer yang ada di jaringan 2 tidak akan terkena broadcast dari komputer A di jaringan 1. Pada kasus diatas, router berperan memecah broadcast domain menjadi 2 (dua) broadcast domain. Meskipun terpisah menjadi jaringan yang berbeda, komunikasi data antara semua komputer diatas masih tetap dapat dilakukan.

Gimana teman-teman? Semoga dapet pencerahan yah setelah membaca ini. 

Semoga berguna yah..

© IT Freelancer Indonesia Team